Ronda Rousey Juara Wanita UFC



Nama Ronda Rousey menjadi buah bibir sepanjang akhir pekan kemarin setelah memenangkan gelar juara Ultimate Fighting Championship (UFC) dengan pukulan KO dalam waktu 34 detik saja.

Ronda Rousey Juara Wanita UFC

Saat ini, Rousey berhasil memenangkan 11 dari 12 pertarungannya di babak pertama. Bahkan, empat pertarungan judoka 28 tahun itu hanya berlangsung 34 detik, 14 detik (rekor kemenangan laga terpendek UFC), 16 detik, dan 66 detik.

Pada 1 Agustus 2015 lalu, Rousey menghadapi Bethe Correia di UFC 190 dan langsung menyerang sejak bel berbunyi. Correia sempat berhasil menghindar dari upaya dijatuhkan. Namun, pukulan Rousey membuat sang lawan terpojok di pagar.

Atlet wanita UFC pertama itu pun terus melepaskan pukulan dan sebuah hantaman dengan lutut, diikuti pukulan kanan dan kiri yang membuat Correia langsung jatuh. Wasit pun menyatakan knock-out.

Dominasinya di mixed martial art membuatnya jadi dibandingkan dengan Mike Tyson pada era 1980-an. 'Si Leher Beton' bahkan memberikan pujian selangit kepada atlet yang memiliki andalan kuncian armbar tersebut.

"Dia memiliki aura pembunuh, artinya semua mungkin saja terjadi. Bahkan, sudah seru sebelum pertarungan dimulai. Saya melihat diri saya saat menontonnya," puji Tyson, seperti dilansir dari Daily Life.

Jadi siapakah sebenarnya Ronda Rousey? Ternyata darah petarung memang sudah mengalir dalam dirinya, bukan dari sang ayah, Ron Rousey, namun dari sang ibunda, AnnMaria De Mars, yang merupakan warga AS pertama yang berhasil menjadi juara di Kejuaraan Dunia Judo (1984).

Masa lalu Rousey tidak berjalan cukup mulus. Sang ayah meninggal dunia bunuh diri dan sempat dikeluarkan dari sekolah. Namun, judo menjadi pelarian. Memulai berlatih pada usia 11 tahun, Rousey sudah tampil di Olimpiade 2004 enam tahun berselang.

Setelah sukses merebut medali perunggu di Olimpiade 2008, Rousey memutuskan untuk pensiun dari judo pada usia 21 tahun dan memulai karir di mixed martial arts. Memulai karir dari ajang Strikeforce, Rousey akhirnya menjadi petarung wanita pertama yang bergabung dengan UFC di 2012.

Rousey sejak itu mendapatkan gelar juara kelas Bantam UFC dan tak pernah tergoyahkan dari posisinya. 12 petarung yang maju menghadapinya semua dipermalukan di atas oktagon.

Penghargaan terakhir yang Rousey dapat pun cukup bergengsi yaitu ESPY Best Fighter, mengalahkan petinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather Jr.

"Saya penasaran apa rasanya buat Floyd dikalahkan oleh wanita. Saya lebih senang dia pura-pura tidak kenal siapa saya," ujar Rousey.

Ditanya apakah dirinya pernah berpikir untuk hadapi Mayweather, Rousey menjawab: "Saya dan dia pasti tidak ingin bertarung kecuali kami berdua akhirnya sampai pacaran," sindirnya terhadap sikap Mayweather yang pernah tersandung kasus kekerasan rumah tangga.

Rousey sendiri merupakan seorang penggemar wrestling profesional dan pernah tampil di WWE bersama The Rock. Penggemar game World of Warcraft ini juga sudah membintangi tiga film yaitu The Expendables 3, Furious 7, dan Entourage.

VIVA